Jumat, 19 Maret 2010

Analisis Swot PT.Toyota

ANALISIS SWOT
Swot adalah analisa yang dibuat oleh Albert Humphrey sebagai alat perencanaan strategis untuk mengevaluasi strenght, weaknesess, oppurtunity,dan threath yang terdapat dalam suatu projek atau dalam bisnis perusahaan. Tehnik ini menganalisa secara spesifik tujuan dalam perusahaan dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menguntungkan dan merugikan dalam mencapai tujuan tersebut.

Strenght (kekuatan)

1) Pengembangan konsep Produk Inovatif dengan melakukan pengembangan produk untuk mencapai customer satisfaction, sebagai contoh : Toyota Avanza 1,5 1500cc merupakan produk inovatif dari Toyota Avanza 1,3 1300cc. Sedangkan Produk Kreatif dengan melakukan terobosan baru terhadap pasar, sebagai contoh : Toyota Rush yang merupakan produk yang diharapkan dapat menembus pangsa pasar SUV domestik.

2) Brand Image yang sangat kuat di benak konsumen. Dengan Merk Toyota memberikan keyakinan kepada konsumen akan kualitas.

3) Harga yang terjangkau untuk kelas SUV dibandingkan dengan kompetitor yang ada di pasar domestik.

4) Dengan diluncurkannya produk Toyota Rush di pangsa pasar SUV ini, menimbulkan nilai tambah bagi toyota itu sendiri. Dengan kata lain, Toyota menyediakan produk-produk yang berkualitas dengan interval harga yang dapat mencakup hampir semua segmen daya beli konsumen untuk pasar domestik.

5) Penggunaan komponen lokal sekitar 72%, dari ASEAN 9%, dan dari Jepang 19%.untuk Rush dan Terios.

6) Penerapan sistem distribusi yang baru dengan pendekatan Just in Time menjadikanToyota merupakan manufaktur otomotif yang tidak memiliki warehouse produk jadi. Hal ini yang menjadikan keunggulan produk Toyota yang lebih murah dari kompetitornya.

7) Penerapan strategi 3W : Winning Team untuk melaksanakan Winning Concept dengan Winning System dinilai sangat ampuh untuk menciptakan kompetitive advantage perusahaan.

Weakness (kelemahan)

1) Perbedaan persepsi antara pasar domestik dengan pasar internasional tentang kelas produk Toyota Rush. Pihak Toyota sendiri mengklaim bahwa Toyota Rush ditempatkan pada kelas Mid-Class SUV. Sedangkan kriteria kapasitas cc kelas Mid-Class SUV sendiri adalah 1500cc

2) Sistem Indent yang mengecewakan konsumen. Kadang-kadang konsumen membatalkan proses pemesanan karena kecewa akan janji yang diberikan oleh pihak dealer Toyota.

Opportunities (Peluang)

1) Adanya kejenuhan konsumen otomotif domestik terhadap jenis kendaraan MPV, sehingga angka penjualan SUV terus meningkat.

Threat (Ancaman)

1) Persaingan yang semakin kompetitif pada pasar otomotif domestik dengan inovasi-inovasi produk yang dilakukan oleh kompetitor.

2) Sistem birokrasi yang dianggap menyulitkan iklim investasi khususnya otomotif mengakibatkan terciptanya sistem biaya tinggi.

3) Tingkat suku bunga yang tinggi di Indonesia.

4) Daya beli masyarakat Indonesia yang menurun.


Sumber : http://nihilism.blog.friendster.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar